Jeremy Doku memang tengah menghadapi situasi yang tidak mudah. Bintang Manchester City berusia 21 tahun itu harus merelakan kesempatan bermain di laga krusial Belgia kontra Iran dalam fase grup Piala Dunia setelah dinyatakan tidak fit akibat masalah pernapasan. Keputusan ini diambil oleh staf medis timnas Belgia setelah gelandang serang tersebut gagal menjalani sesi latihan bersama skuad Merah Putih di kamp pelatihan mereka.
Doku, yang dibeli Manchester City dari Rennes dengan nilai transfer sekitar 60 juta euro pada September 2023, telah menunjukkan performa impresif di Premier League Inggris. Sejauh musim ini, ia telah mencatatkan empat assist dalam 12 penampilan di liga domestik, menjadikannya salah satu ancaman serangan paling berbahaya di skuad Pep Guardiola. Namun, masalah pernapasan yang dialaminya memaksa dia untuk mundur dari pertarungan di pentas dunia.
Federasi Sepak bola Belgia (Royal Belgian Football Association) melalui pernyataan resminya mengonfirmasi bahwa Doku tidak dapat memenuhi panggilan tugas internasionalnya untukmatchday November kali ini. “Jeremy mengalami gangguan pernapasan yang membuatnya tidak bisa berlatih secara penuh. Setelah evaluasi menyeluruh oleh tim medis kami, diputuskan bahwa yang terbaik adalah membiarkan dia pulih sepenuhnya sebelum kembali ke klubnya,” bunyi pernyataan tersebut.
Kabar absennya Doku ini menjadi pukulan telak bagi Roberto Martinez, manajer timnas Belgia, yang sedang mempersiapkan strategi untuk menghadapi Iran di Grup G. Kecepatan dan kemampuan dribbling Doku di area sayap menjadi senjata utama yang sangat dibutuhkan dalam skuad Belgia yang sebagian besar dipenuhi pemain berpengalaman seperti Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku. Dengan失去 Doku, Martinez harus memutar otak untuk mencari替代품 yang bisa memberikan kreativitas serupa di lini serang.
Dalam konteks historis, Belgia memang selalu memiliki tradisi melahirkan pemain sayap berkualitas tinggi. Dari Marc De Bilde di era 1990-an hingga Eden Hazard yang baru pensiun dari timnas, posisi winger selalu menjadi kekuatan utama timnas Belgia. Doku, dengan kecepatan eksplosifnya yang mampu menyentuh 35 km/jam dalam akselerasi, diharapkan bisa melanjutkan tradisi tersebut. Namun, cederanya kali ini membuka peluang bagi pemain seperti Johan Bakayoko atau Jeremy Doku’s teammate di City, Savinho, untuk mengisi kekosongan tersebut.
Bagi komunitas sepak bola Indonesia, berita ini juga menarik perhatian. Banyak penggemar Indonesia yang mengikuti Premier League dan tentu mengenal langsung kualitas Doku dari penampilannya di Etihad Stadium. Platform media olahraga lokal seperti Bolasport, Bola.com, dan Kompas Bola sering kali memberitakan perkembangan pemain-pemain bintang Eropa termasuk Doku. Tidak heran jika话题 ini menjadi pembicaraan hangat di berbagai forum diskusi dan media sosial Indonesia.
Statistik menunjukkan bahwa Doku telah memberikan dampak signifikan di level elite. Dari 14 penampilannya bersama timnas Belgia, ia telah mencatatkan dua gol dan tiga assist.擅长的 speed dan kemampuan one-on-one-nya membuatnya sangat sulit dihentikan oleh bek lawan. Pelatih Pep Guardiola sendiri beberapa kali memuji konsistensi Doku dalam memberikan ancaman di area ketiga lapangan.
Dari perspektif medis, masalah pernapasan memang tidak bisa dianggap remeh dalam dunia sepak bola profesional. Kasus seperti ini mengingatkan kita pada beberapa insiden serupa yang dialami pemain top dunia. Kondisi udara dan intensitas latihan di level internasional sering kali berbeda dengan lingkungan klub, membuat beberapa pemain membutuhkan waktu adaptasi yang lebih lama.
Melihat ke depan, Belgia tetap favorites dalam grup mereka meskipun tanpa Doku. Skuad Setan Merah telah menunjukkan konsistensi di turnamen-turnamen besar sebelumnya, termasuk semifinal Piala Dunia 2018 dan perempat final di Qatar 2022. Dengan komposisi skuad yang masih dipenuhi pengalaman dan kualitas, Iran tentu tidak akan ditakuti begitu saja.
Bagi Doku sendiri, pemulihan penuh menjadi prioritas utama. Manchester City masih memiliki agenda padat di Premier League dan Liga Champions, di mana mereka membutuhkan kontribusi maksimal dari semua pemain kunci mereka. Masa depan timnas Belgia di tournament ini mungkin tidak bergantung pada satu pemain saja, tetapi kehilangan Doku definitely mengurangi opsi taktis yang bisa digunakan oleh Martinez di lapangan hijau.