Liga Champions UEFA 2025-26: Format, Aturan, dan Struktur

Format Turnamen

🏆

Babak Grup

48 tim dibagi ke 12 grup berisi 4 tim. Dua teratas tiap grup, ditambah 8 peringkat ketiga terbaik, lolos ke babak 32 besar.

⚽

Babak gugur

Babak 32 Besar → Babak 16 Besar → Perempat Final → Semifinal → Perebutan Juara Ketiga → Final.

🌎

Negara tuan rumah

AS, Kanada, dan Meksiko menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2026 — yang pertama digelar tiga negara. 16 kota tuan rumah di Amerika Utara.

Tim
48
Pertandingan
104
Grup
12 (A–L)
Tanggal
11 Jun – 19 Jul 2026

Prediksi pertandingan

Prediksi bertenaga AI untuk pertandingan mendatang (didukung API-Football).

Australia vs Egypt Fri, 03 Jul 2026
Australia 45% Imbang 45% Egypt 10%
Combo Double chance : Australia or draw and -3.5 goals
Argentina vs Cape Verde Islands Fri, 03 Jul 2026
Argentina 50% Imbang 50% Cape Verde Islands 0%
Combo Winner : Argentina and -3.5 goals
Colombia vs Ghana Sat, 04 Jul 2026
Colombia 50% Imbang 50% Ghana 0%
Combo Double chance : Colombia or draw and -3.5 goals
Canada vs Morocco Sat, 04 Jul 2026
Canada 10% Imbang 45% Morocco 45%
Double chance : draw or Morocco
Paraguay vs France Sat, 04 Jul 2026
Paraguay 0% Imbang 50% France 50%
Winner : France
Brazil vs Norway Sun, 05 Jul 2026
Brazil 35% Imbang 35% Norway 30%
Double chance : Brazil or draw
🎲

Pertandingan Tak Terduga

Pertemuan fase grup dengan prediksi paling ketat — bisa ke mana saja.

Group Stage - 1 · Jun 11
Mexico Mexico 33%
33% S
33% South Africa South Africa
💡 No predictions available
Group Stage - 1 · Jun 12
South Korea South Korea 33%
33% S
33% Czech Republic Czech Republic
💡 No predictions available
Group Stage - 1 · Jun 12
Canada Canada 33%
33% S
33% Bosnia & Herzegovina Bosnia & Herzegovina
💡 No predictions available
Group Stage - 1 · Jun 14
Haiti Haiti 33%
33% S
33% Scotland Scotland
💡 No predictions available
Group Stage - 1 · Jun 14
Australia Australia 33%
33% S
33% Türkiye Türkiye
💡 No predictions available
Group Stage - 1 · Jun 14
Germany Germany 33%
33% S
33% Curaçao Curaçao
💡 No predictions available
Group Stage - 1 · Jun 14
Ivory Coast Ivory Coast 33%
33% S
33% Ecuador Ecuador
💡 No predictions available
Group Stage - 1 · Jun 15
Sweden Sweden 33%
33% S
33% Tunisia Tunisia
💡 No predictions available

Liga Champions UEFA 2025-26 adalah edisi ke-71 kompetisi utama antarklub Eropa dan musim kedua yang dimainkan di bawah format fase liga dengan satu tabel tunggal. Strukturnya sengaja sederhana — satu tabel untuk 36 klub, lalu lima tahap gugur — tetapi detail kualifikasi, unggulan, disiplin, dan pemecah imbang menentukan siapa bermain dengan siapa. Halaman ini menjelaskan bagaimana musim ini bekerja, juga berguna bagi pembaca Indonesia yang membandingkannya dengan kalender BRI Super League tempat Asnawi Mangkualam pernah bermain.

Fase Liga dalam Sekilas

Seluruh 36 klub berbagi satu tabel. Masing-masing memainkan delapan pertandingan melawan delapan lawan berbeda, empat kandang dan empat tandang, melintasi delapan matchday dari 16 September 2025 hingga 28 Januari 2026. Itu menghasilkan 144 pertandingan fase liga. Kemenangan bernilai tiga poin, seri satu, kalah nol. Delapan klub peringkat teratas lolos langsung ke 16 besar, klub di posisi 9 hingga 24 masuk play-off, dan klub di posisi 25 hingga 36 tersingkir.

Dari Play-off Gugur Menuju Final

Play-off adalah putaran dua leg untuk 16 klub yang finis di posisi ke-9 hingga ke-24, dimainkan pada 17/18 dan 24/25 Februari 2026. Babak 16 besar (10/11 dan 17/18 Maret) memotong lapangan menjadi delapan, perempat final (7/8 dan 14/15 April) menjadi empat, dan semifinal (28/29 April dan 5/6 Mei) menjadi dua finalis. Final pada 30 Mei 2026 di Puskás Aréna menutup musim dengan total 189 pertandingan dan 655 gol.

Setiap putaran dari play-off hingga semifinal dimainkan kandang dan tandang. Agregat yang menentukan, gol tandang tidak punya bobot terpisah. Seri yang imbang setelah 90 menit di salah satu leg ditentukan lewat perpanjangan waktu, dan bila perlu, adu penalti. Format ini menuntut konsistensi yang stabil seperti konsistensi yang diasah Shin Tae-yong saat menukangi timnas Indonesia.

Pemecah Imbang, Koefisien, dan Unggulan

Klub yang imbang poin di fase liga dipisahkan oleh selisih gol, lalu oleh jumlah gol, baru kemudian oleh peringkat koefisien klub UEFA undian lot. Koefisien juga menentukan empat pot unggulan untuk pengundian musim berikutnya, yang memungkinkan klub dari asosiasi yang lebih kecil menghadapi lawan dari cakupan yang sebanding di fase liga.

Untuk putaran gugur, klub unggulan menjadi tuan rumah leg kedua, sehingga posisi fase liga langsung berubah menjadi keuntungan jadwal bagi tim yang finis tertinggi. Skema semacam ini menjadi acuan bagi liga-liga yang sedang menata diri seperti BRI Super League ketika mereka menerapkan sistem promosi dan relegasi yang semakin ketat.

Kartu, Skorsing, dan Aturan Skuad

Akumulasi kartu berjalan lintas kampanye: pemain yang mencapai ambang akumulasi tertentu dilarang turun pada pertandingan berikutnya. Kartu merah langsung, atau kartu kuning kedua di pertandingan yang sama, menghasilkan skorsing otomatis, dan hukuman lebih panjang mengikuti tinjauan insiden. Skorsing tetap berlaku di final, yang sering memaksa perubahan skuad mendadak menjelang laga penentuan di Budapest.

Perpanjangan Waktu, Penalti, dan Wasit

Dua babak perpanjangan waktu masing-masing 15 menit dimainkan sebelum adu penalti. Adu penalti dimulai dengan lima tendangan masing-masing, diambil bergantian dengan kedua tim berpindah sisi, diikuti sudden death bila skor tetap imbang. Tipu daya dan gerakan kiper yang mengganggu dikenai sanksi, dan pelanggaran berulang bisa membuat tendangan diulang.

Pertandingan dipimpin tim wasit yang mencakup dua asisten, ofisial keempat, dan mulai dari semifinal seorang wasit video. VAR digunakan untuk gol, kartu merah, penalti, dan kekeliruan identitas, dengan jumlah pemeriksaan dan jeda terbatas di setiap laga.

Pusat Liga Champions

Format Kompetisi

Aturan dan Koefisien