Penonton sepak bola Iran di SoFi Stadium terus menampilkan bendera terlarang Singa dan Matahari selama pertandingan Piala Dunia, menantang tekanan FIFA terhadap simbol historis pra-revolusi ini. Lambang Singa dan Matahari, yang mewakili Iran sebelum Revolusi Islam 1979, telah dilarang di pertandingan internasional oleh pemerintah Iran saat ini, namun penonton telah menemukan cara untuk membawa bendera ke stadion. Saksi-saksi di lokasi melaporkan melihat banyak bendera di antara kerumunan, terutama selama pertandingan Iran di turnamen.
FIFA telah mencoba menerapkan pembatasan terhadap simbol-simbol politik di pertandingan, namun penonton telah menunjukkan tekad mereka untuk mengekspresikan identitas mereka melalui bendera historis tersebut. Singa dan Matahari mewakili periode signifikan dalam sejarah Iran dan berfungsi sebagai simbol perlawanan bagi banyak orang di diaspora. Petugas keamanan di SoFi Stadium kesulitan mencegah penonton membawa bendera ke tempat tersebut, dengan pendukung menggunakan berbagai metode untuk menyelundupkannya melewati pos pemeriksaan.
Tampilan terus-menerus dari bendera terlarang ini menyoroti ketegangan antara pengungsi Iran dan kepemimpinan negara mereka saat ini. Meskipun ada konsekuensi potensial, penonton telah membuat jelas niat mereka untuk terus menampilkan simbol Singa dan Matahari sepanjang turnamen, menggunakan platform Piala Dunia untuk membuat pernyataan tentang warisan budaya dan pandangan politik mereka.
Kaynaklar: GN: FIFA World Cup 2026