Turki Tersingkir Dini dari Piala Dunia Dilingkupi Kekecewaan
Tim nasional sepak bola Turki telah tersingkir dari Piala Dunia FIFA 2026 di babak penyisihan grup, memicu kekecewaan luas dan seruan untuk dukungan berkelanjutan.
Tim nasional sepak bola Turki telah tersingkir dari Piala Dunia FIFA 2026 di babak penyisihan grup, memicu kekecewaan luas dan seruan untuk dukungan berkelanjutan.
Galatasaray mengumumkan Şaban Uzun sebagai pelatih kepala baru tim sepak bola perempuan, menandai dimulainya era baru bagi klub tersebut.
Seri IPS IN 5 dari Inside Pack Sports menyoroti transfer yang luput dari perhatian media yang lebih luas.
Kapten Bayern Munich Joshua Kimmich memuji target transfer Nathaniel Brown, menonjolkan potensi dampakbek muda tersebut menjelang kemungkinan kepindahannya.
Frank Lampard semakin dekat mencapai kesepakatan kontrak baru dengan Coventry City meskipun terdapat laporan tentang ketertarikan Fulham untuk menunjuk mantan gelandang Chelsea dan Inggris tersebut sebagai manajer baru mereka.
Fenerbahçe menandatangani ulang striker Kosovo Vedat Muriqi, yang telah menyelesaikan tes medisnya, dalam transfer yang menempatkan klub dalam sejarah sepak bola di posisi keempat dalam sebuah daftar prestisius.
Gelandang Kanada Ismael Kone menyampaikan rasa terima kasih kepada rekan satu tim dan penggemar atas pesan dukungan setelah berhasil menjalani operasi untuk memperbaiki patah kaki yang dialaminya saat kualifikasi Piala Dunia.
Brasil bersiap menghadapi pertandingan kunci Grup C Piala Dunia yang bisa menentukan nasib mereka di turnamen setelah hasil imbang yang tidak terduga di laga pembuka.
Turki bertujuan untuk bangkit dari kekalahan pembuka melawan Australia saat mereka menghadapi Paraguay dalam laga krusial kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 di San Francisco.
Caner Erkin, salah satu bek kiri dengan jumlah penampilan terbanyak untuk Turki, telah mengumumkan pensiunnya dari sepak bola profesional di usia 37 tahun, mengakhiri karier gemilang yang membentang hampir dua dekade.